Langsung ke konten utama

Postingan

Konon Katanya Maulid

Insyaallah, besok akan ada perayaan Maulid Nabi Muhammad. Kebanyakan umat Islam meyakini bahwa Rasulullah lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah. Apakah hal ini seratus persen akurat? Lha wong mbah-mbah kita saja banyak yang tak jelas tahun lahirnya, apalagi seseorang dari abad keenam. Eits, kalem saja, mengetahui kapan Rasulullah lahir tidak menambah atau mengurangi keimanan. Meragukan tahun kelahiran Rasulullah bukan penistaan agama. Beliau saw. tetap pada keagungannya. Kisanak mungkin pernah mendengar kisah Umar dkk. yang tak menggunakan tahun kelahiran Nabi Muhammad sebagai awal penghitungan kalender karena mereka ra. juga tak yakin kapan tepatnya Nabi saw. dilahirkan.Biografi Rasulullah pertama kali ditulis oleh Ibnu Ishaq, seabad setelah wafatnya Rasulullah. Itupun kitab aslinya sudah tidak ada, hanya ditemukan dalam tulisannya Ibnu Hisyam yang lahir abad kesembilan. Dalam sudut pandang ilmu sejarah, hal ini jelas bermasalah.Orang Arab kuno hanya mengenal pembagian bulan.…
Postingan terbaru

Lubang dalam Hati

Bertahun lalu saya melihat dosen saya menggunakan iPhone 3Gs alias iPhone generasi kedua. Sejak itu iPhone menjadi cita-cita mulia saya. Dosen saya menggunakannya,maka bagi saya punya iPhone berarti menjadi bagian dari kelompok sosial yang sama dengan dosen saya. Tahun-tahun berlalu, muncul berbagai seri baru, impian saya tak kunjung wujud. Saya masih akrab dengan kesederhanaan yang terpaksa. Tahun 2017, kala iPhone 6 mulai populer di Indonesia, akhirnya saya bisa memakai iPhone 3GS. Baterainya cuma kuat beberapa jam, bodinya sudah astaghfirullah. Saya pakai dua hari. Tahun itu memang sudah bukan lagi masanya iPhone jadul tersebut hidup. Kisah kami padam sebelum menyala.Saya masih menginginkan iPhone, semangat yang mungkin sama dengan Naruto ingin jadi hokage. Naruto akhirya jadi hokage setelah 10 tahun tayang dengan 700an episode. Saya akhirnya juga berhasil membeli iPhone setelah berjuang sepuluhan tahun. Ngenesnya, lagi-lagi gaji saya sebagai guru swasta hanya cukup untuk membeli i…

Anjay, Anjing dan Asu!

Kata “anjay” seminggu terakhir ngehits di medsos gegara diharamkan oleh komnas PA. “Anjay” bukan nama makanan sebangsa “capcay” dan “siomay”, melaikan plesetan dari “anjing”. Memplesetkan umpatan bukan hal baru, Bung Karno pernah mempopulerkan kata “sontoloyo” yang menurut Ivan Lanin kemungkinan berasal dari kata “kont*l” dan “loyo”. Balik soal “anjay”, kata ini sebenarnya lebih mending dari pada blak-blakan bilang “anjing”. Mending bukan berarti pula layak dipakai.“Anjing” adalah umpatan khas Indonesia, mana pernah kita nonton film Barat ada penjahat mengumpat dengan kata “dog” atau “Scooby-Doo”. Orang sana lebih sering misuh-misuh dengan kata “f*ck”. Dialog khas ala penjahatnya adalah menambahkan kata itu sebelum kata lainnya, misalnya mendahului adjective seperti dalam kalimat “that’s f*cking stupid!” Dalam perkembangannya, Kata ini tidak selalu dimaknai negatif,bisajuga sekadar menjadi penguat maksud seperti dalam"what the fucking style of you", kamu keren sekali! Kata “…

Merayakan Kegagalan

Karmaṇyeva adhikāras-te mā phaleṣu kadācanaBekerja sebaik-baiknya, dengan penuh semangat tetapi jangan menghabiskan tenaga memikirkan buahnya.Yes, you should tell everyone about your failures! Sekitar tujuh tahun lalu ada lima orang setengah teler bercerita panjang lebar tentang kegagalan mereka. Ya, mereka sedang merayakan kegagalan, menceritakan apa yang sebelumnya ditutup-tutupi. Tak dinyana, menceritakan kegagalan ternyata bisa bermanfaat saat berada di lingkungan yang konstruktif.Lima orang tersebut kemudian menginisiasi acara yang mewadahi orang-orang untuk menceritakan kegagalan. Tujuannya untuk mengeluarkan sengatan, rasa malu dan bersalah dari kegagalan.Berkat media sosial, acara tersebut segera booming. Sekitar lima tahun berjalan, jangkauannya lebih dari 75 negara. Ya, kadang-kadang kita memang bosan dengan kisah sukses para motivator yang didramatisir, kan? Di masyarakat yang tak biasa membicarakan kegagalan, misalnya Jepang, acara macam ini justru sangat diminati. Curhat …

Zaman Ambyar

Hamka’s Great Story: A Master Writer’s Vision of Islam for Modern Indonesia (2016) mengisahkan secara apik perjalanan Hamka merampungkan Tafsir Al Azhar dalam penjara republik ini. Kisah serupa juga dilakoni Sayyid Qutb yang menulis Fi Dzilalil Quran dalam kurungan Gamal Abdul Nasser. Berabad sebelumnya, Ibnu Taimiyah yang dua belas kali dipenjara juga banyak menulis karya dalam jeruji besi.Tak jarang pula buku-buku kenamaan ditulis ketika penulisnya dalam masa berat bahkan sekarat. Syair paling indah lahir dari mereka yang patah hati berdarah-darah. Apalah yang hendak dicari dari orang-orang yang menganggap hidup tiada arti selain waktu menunggu mati, merindu Ilahi. Bukankah sebaik-baiknya karya adalah yang dipersembahkan kepada Tuhan saja? Masa bodoh dengan pujian dan cela.Jika kita sedang dikepung situasi pelik butuh peluk, mungkin itulah waktunya karya kita terbentuk. Jika sedih mengiris, bolehlah nangis meringis tapi lebih baik menulis.

Wani!

Dalam kitab Fathul Bari, Ibnu Hajar menyebutkan beberapa nama wanita yang pernah menawarkan diri kepada Rasulullah untuk dinikahi. Termasuk dalam daftar itu adalah ummul mukminin, Maimunah binti Al-Harits. Beliau adalah wanita yang terakhir dinikahi Nabi, dan yang paling sering diajak mandi bareng. :) Kisah ini bisa dibaca dalam tafsir Quran Al-Ahzab: 50,“Dan perempuan mukminah yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau menikahinya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin.” Hidup memang perlu realistis, wanita tak harus pasif menunggu ketiban rezeki berwujud suami saleh, rupawan dan berkecukupan sepertiku. Jika ada kesempatan tak jadi soal berlalu agak agresif untuk menawarkan diri, "Nikahi aku, Bang! Nikahi!"Diriwayatkan ada seorang wanita menawarkan diri pada Nabi tapi Nabi tak berkenan mengiyakan. Alhasil, ada sahabat cekatan ambil peluang, minta agar wanita tersebut nikah saja dengannya. :) Sesederhana itu urusan nikah di zaman itu. Gak perlu…