Langsung ke konten utama

Kerumitan Rumi



گفت پیغمبر که: زن بر عاقلان غالب آید سخت و بر صاحب دلان
باز بر زن جاهلان غالب شوند کاندر ایشان تندی حیوان است بند 
Nabi pernah berpesan, "Perempuan akan berjaya (mulia) di hadapan lelaki cerdas.
Sebaliknya, lelaki pandir akan mendominasi perempuan dengan watak dogma."
(Matsnawi Rumi Jilid 1, bait 2433 dan 2434)
پر توحق است آن، معشوق نیست
خالق است آن، گوئیا مخلوق نیست
Perempuan adalah pantulan cahaya Ilahi, bukan pelampiasan birahi
Tidak, konon dia bukan makluk biasa, dia bahkan mencipta.
(Matsnawi Rumi, jilid 1, bait 2437)

Rumi memang rumit. Kamu gak bisa berselancar di atas syairnya, kamu harus menyelam dalam kata-katanya.
Pujiannya terhadap wanita bukanlah gombalan tanpa arti seperti ocehan kekasihmu yang membuatmu tersipu. Rumi tak berada pada level itu. 
Ia mungkin hiperbolis ketika menyebut wanita sebagai pantulan cahaya ilahi. Lelaki boleh saja tak terima, tapi bukankah rahim (sifat Tuhan) memang hanya dimiliki wanita? Dan bukankah wanita memang menjadi wasilah penciptaan lewat kelahiran?

Nah! Bukankah kata-kata Rumi baru saja terbukti? Lelaki cerdas yang mampu mengurai kerumitan Rumi adalah pilihan tepat mengisi hati. Yang cerdas lebih membahagiakan, tapi sulit didapatkan. Andai ketemu, seleranya belum tentu kamu.

Wanita mestinya cerdas jua, agar dirinya kian berharga, dan lelaki cerdas tak ada pilihan lain kecuali mencintainya. Ia tahu apakah yang datang hendak singgah atau tinggal, hingga tak salah harus memberi kopi atau hati.

Percayalah, ahli selfie tak selalu menarik hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ulya

Anak yang berpose mangap sepertiku bernama Ulya. Ini bocah yang bikin aku gak PD jadi guru. Lha piye, pinteran dia daripada aku. Mulanya aku ngajar dia bahasa Arab, lantas ganti jadi tahfizh, hafalan Qur'an. Seingatku foto ini diambil ketika dia kelas 2 dan dia sudah hafal puluhan surah. Yap, anak ini sudah hafal berjuz-juz sebelum baligh. Terus piye perasaanmu nèk ngajar bocah ngéné iki?
Sewaktu seumuran dia, aku baru belajar Iqra'. Kelas empat aku baru hafalan Syifaul Jinan fi Tarjamati Hidayatish Shibyan (شفاء الجنان في ترجمة هداية الصبيان) karya Ahmad Muthahhar bin Abdurrahman, itupun belum paham maksudnya. Kelas 5 mulai praktik dan tahun berikutnya mulai talaki selama 3 tahun lebih untuk menyelesaikan bacaan 30 juz. Artinya, Ulya yang masih kelas 2 SD lebih baik dariku ketika SMA perihal Al-Qur'an.
Pengalaman mengajar anak-anak seperti Ulya ini menggedor kesadaranku bahwa jadi guru adalah tugas berat. Dilan belum tentu kuat. Harga diriku babak belur ketemu anak-anak y…

Setara Setaraf

Saya barusan dapat DM pertanyaan tentang memilih pasangan. Seperti yang sudah-sudah, jawaban saya tentang kriteria pasangan yang baik adalah yang setara. Kalau laki-lakinya tampan menurut pandangan umum baiknya menikah dengan yang cantik, yang ibadahnya kenceng baiknya juga nikah dengan yang sepadan. Nikah dengan lelaki saleh banget belum tentu enak loh. Saya pernah dapat cerita tentang mbak-mbak yang akhirnya mumet karena nikah dengan ahli ibadah. Lha bagaimana gak mumet, suaminya kerjaan tilawah, shalat malam, zikir, kajian, padahal mbaknya penginnya jalan-jalan, dinner dst. Mbaknya suka dandan ala hijabers, suaminya berprinsip skincare terbaik adalah air wudhu. Gak nyambung. Ini bisa berakhir dengan mbaknya ikutan gemar ibadah tapi bisa juga ambyar seperti kasus selebgram yang diceraikan suami barunya beberapa waktu lalu. 
Ada juga teman yang wajahnya khas oriental menikah dengan orang Palestina yang tentu saja tampan sebagaimana umumnya. Seringkali kalau jalan bareng dan bawa anak…

Sekelumit tentang Jilbab

Apakah semua muslimah di masa Rasulullah memakai jilbab? Tidak.
Ketika ayat tentang kewajiban berhijab turun Madinah memang riuh karena para muslimah yang bergegas nyari kain untuk menutupi rambut mereka. Saking semangatnya mengikuti perintah itu, sampai-sampai sembarangan kain dipakai, entah taplak atau apalah. Hijab langsung menjadi populer di komunitas muslimah tapi tak semua memakainya. Umar bahkan pernah menyuruh seorang wanita melepas jilbabnya. Siapakah mereka yang gak pakai jilbab bahkan memang gak diperintahkan memakainya? Budak wanita. Budak wanita gak disuruh pakai jilbab karena kalau dirunut dari sejarahnya, salah satu hikmah jilbab adalah agar wanita muslimah merdeka dapat dibedakan dengan budak wanita.
Apakah pandangan fikih tentang berjilbab kompak persis? Tidak juga.
Frase "kecuali yang biasa nampak" dalam perintah berhijab sedikit luwes ditafsirkan oleh ulama. Sebagian ulama Kufah sedikit lebih longgar soal batasan tubuh wanita yang mesti ditutup. Mereka mem…